TUTORIAL TRADING BITCOIN KHUSUS PEMULA BAG.III
Halo para trader balik lagi nih di artikel selanjutnya yang membahas bagaimana cara melakukan trading bitcoin di exchanger lokal, setelah sebelumnya saya membuat artikel tentang cara verifikasi data, maka kali ini saya akan memberikan tips dan trik apa yang harus di lakukan trader pemula untuk melakukan trading di exchanger . kita juga harus ingat pepatah seorang trader "jangan pernah meletakan 10 telur dalam satu keranjang" karna kalian tau sendiri kan jika keranjang itu jatuh maka telor tersebut pecah semuanya.
oh ia bagi kalian yang belum membaca artikel sebelumnya alangkah lebih baik kalian membaca terlebih dahulu bagian bagian nya agar faham secara detail. Kalian bisa klik link di bawah ini apabila kalian belum membaca artikel sebelumnya.
TUTORIAL TRADING BITCOIN KHUSUS PEMULA BAG.I
TUTORIAL TRADING BITCOIN KHUSUS PEMULA BAG.I
1. Wajib Menghafalkna Harga Modal
Bagi kalian yang ingin memulai trading WAJIB menghafal harga koin yang ingin di beli karna harga koin tersebut sangat Fluktuaktif jadi kita harus tau pergerakan jika ingin di membeli koin.perhatikan last price dan presentase kenaikan. sekedar Info per tanggal 24 januari 2018
harga /koin terendah yang rekomended untuk di beli :
NXT/IDR : Rp.4.500
XLM/IDR : Rp. 6.500
IGNIS/IDR : Rp. 6.300
XRP/IDR : Rp. 18.000
WAVES/IDR : Rp. 118.000
*HARGA TERSEBUT BUKAN MENJADI HARGA ACUAN SELAMANYA
nama koin dan harga table di atas merupakan recommend dari saya jika ingin di beli karna harga tersebut termasuk harga terendah yang banyak di buy para trader saat ini.
2. Jangan Ragu untuk membeli koin di harga dasar
Banyak sekali trader trader baik pemula ataupun yang sudah master masih saja ragu ataupun was was membeli koin d harga paling dasar, Untuk saya pribadi membaca harga pasar itu membutuhkan waktu sekiranya 30 menit ketika kita sudah tau modal saat ini dan harga tersebut turun itu saat terbaik kita membeli koin. sebagai contoh untuk harga koin XLM/IDR saat ini 6.500 kita pantau selama 30 menit harga masih berkutat di 6.500 nah saat harga koin tersebut turun ke angka 6.000-6.400 belilah koin tersebut saya jamin bakal balik ke angka 6.500 (selama harga koin masih dalam batas wajar).
3. Pilih 2 metode transaksi
Sebagai trader bitcoin kita bisa memilih opsi ingin melakukan transaksi KOIN/IDR atau BTC/KOIN biar gak bingung saya kasih gambarnya :
masing masing punya kelebihan. kalau saya pribadi sih lebih memilih KOIN/IDR karna bisa langsung di cairkan ketika sudah menjadi IDR. kalau ingin bermain aman saya sarankan sih bermain di BTC/KOIN karna selain patokan setiap koinnya berkiblat pada harga bitcoin,banyak pengamat memprediksi harga bitcoin akan semakin naik setiap tahunnya. Jadi semakin naik harga bitcoin maka naik pula volume bitcoin yang kalian punya, otomatis saldo estimasinya juga bertambah tetapi jika harga bitcoin turun maka turun pula saldo estimasi kalian. Semua tergantung dari kita masing masing aja ingin bermain di IDR atau BTC ?
4. Harus Tau Market Taker dan Market Maker
Market Taker > ‘Taker’ adalah member VIP yang membeli atau menjual Bitcoin dengan menggunakan harga yang sudah tertera di dalam Order Book. Mereka yang menjadi market taker biasanya membeli/menjual Bitcoin menggunakan metode ‘Market (Instan)’. Keuntungan menjadi market taker adalah Anda akan bisa menjual/membeli Bitcoin secara instan, tanpa harus menunggu order Anda tereksekusi karena sudah langsung menggunakan harga yang dibuat oleh para market maker.
Keuntungan menjadi market taker, Anda tidak perlu menunggu lama untuk membeli atau menjual Bitcoin, namun Anda akan dikenakan biaya sebesar 0.3% untuk setiap transaksi (biaya sudah termasuk PPN).
Semua Cryptocurrency yang bisa dijual dan dibeli menggunakan Rupiah akan dikenakan biaya sebesar 0.3% untuk setiap transaksi
Market Maker > menjual atau membeli Bitcoin dengan menggunakan harga sendiri, atau dalam kata lain, menggunakan metode ‘Limit’. Katakanlah harga Bitcoin saat ini Rp 5.000.000/BTC. Anda ingin membeli Bitcoin sebesar Rp 100.000 di harga Rp 4.000.000/BTC dengan mengisi box ‘Beli Bitcoin’ di atas. Ketika Anda klik tombol ‘BELI BITCOIN’, order Anda akan pending/tertunda sampai harga BTC turun ke Rp 4.000.000/BTC seperti yang Anda inginkan. Order yang pending itu akan terdaftar di dalam Order Book, dan dengan begitu, Anda telah menjadi seorang market maker. Intinya untuk menjadi seorang market maker, Anda harus melakukan pembelian dengan harga di bawah harga market jual terendah, atau penjualan dengan harga di atas harga market beli tertinggi.
Keuntungan menjadi market maker adalah Anda tidak dikenakan biaya transaksi/fee apapun (0% fee) dalam proses jual-beli Bitcoin dan bisa mentransaksikan Bitcoin di harga yang Anda mau. Kekurangannya, Anda terpaksa harus menunggu beberapa saat sampai harga Bitcoin bergerak menyentuh harga yang Anda mau.
Banyak sekali trader pemula yang tidak tahu akan hal ini, mungkin jika transaksi nya kecil tidak terasa di kenakan fee. Tapi jika transaksinya jutaan saya rasa sayang sekali di kenakan fee sampe ratusan ribu T_T. Sebisa mungkin ketika kita transaksi jangan sampai di kenakan taker 0.3%.
5. Bagi Uang Investasi di Beberapa koin
pada tabel tranksasi pembelian atau penjualan kita bisa mengatur limitnya, dari mulai 10%-100% seperti pada gambar berikut :
seandainya kalian mempunya modal 1 juta ingat jangan pernah kalian habiskan dalam membeli satu koin, belilah beberapa koin di bagi setiap koinnya 25% atau 50% karna untuk berjaga jaga semisal koin yang kita beli semakin drop maka ada dana cadangan untuk buyback atau semisal ada koin yang lebih menguntungkan untuk di beli saat itu.
Nah itu merupakan tips dan trik dari saya semoga artikel ini bermanfaat. Jangan lupa untuk share artikel ini ke temen,saudara ataupun grup sosmed kalian ya...
sudah saatnya kita investasi dan melek akan teknologi. Jadi mau sampe kapan kita hanya jadi penonton ^_^ ?
sudah saatnya kita investasi dan melek akan teknologi. Jadi mau sampe kapan kita hanya jadi penonton ^_^ ?
lets trading dan salam OPIT...!!!!

Post a Comment